Tren Bisnis Digital yang Naik Daun di 2026

RAJIN CONVERT
Gambar utama artikel Tren Bisnis Digital yang Naik Daun di 2026

Halo, Sahabat JasaConvert! Kembali lagi di artikel yang membahas dunia bisnis digital dengan cara yang santai dan mudah dipahami. Pada kesempatan kali ini, kita...

Halo, Sahabat JasaConvert! Kembali lagi di artikel yang membahas dunia bisnis digital dengan cara yang santai dan mudah dipahami. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengupas tuntas tren bisnis digital yang diprediksi naik daun di tahun 2026-2027.

Perkembangan teknologi memang tak pernah berhenti. Setiap tahun selalu ada saja hal baru yang mengubah cara kita berbisnis. Nah, bagi Anda yang sedang mencari peluang usaha atau ingin mengembangkan bisnis yang sudah ada, penting untuk mengetahui tren-tren terbaru ini. Yuk, kita simak bersama!

Discovery Commerce: Ketika Produk Ditemukan Lewat Konten

pernahkah Anda membeli sesuatu bukan karena sengaja mencarinya, melainkan karena tidak sengaja melihatnya di media sosial? Nah, fenomena inilah yang disebut dengan discovery commerce.

Dahulu, orang berbelanja dengan cara membuka aplikasi, mengetik kata kunci, lalu membandingkan harga. Namun kini, cara tersebut perlahan mulai bergeser. Banyak konsumen justru menemukan produk saat mereka sedang asyik menonton video atau live streaming.

Menurut data dari ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop, pesanan yang berasal dari live streaming pada kuartal pertama 2026 mengalami kenaikan sekitar 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pesanan dari video pendek naik sekitar 135 persen, dan pesanan dari kreator afiliasi melesat hingga 170 persen.

Apa artinya bagi Anda? Artinya, kemampuan membuat konten kini menjadi salah satu kunci penting dalam berbisnis. Bahkan pelaku usaha kecil dengan modal terbatas pun bisa bersaing, asalkan mampu membuat konten yang menarik.

Social Commerce Semakin Merambah ke Daerah

Sahabat, jangan salah sangka. Peluang bisnis digital bukan hanya milik mereka yang tinggal di kota besar. Justru, kini social commerce semakin merambah ke berbagai daerah.

Data menunjukkan bahwa di kota-kota seperti Makassar, Pontianak, dan Manado, nilai transaksi social commerce mengalami kenaikan hingga 62 persen pada tahun 2025. Hal ini tidak terlepas dari kemudahan berbelanja lewat video dan live streaming.

Dengan adanya fenomena ini, para pelaku usaha di daerah memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnisnya. Persaingan pun masih terbilang longgar dibandingkan di kota-kota besar.

Ekonomi Kreatif: Membuat Konten Kini Diakui sebagai Bidang Usaha

Pada kuartal pertama 2026, realisasi investasi di sektor ini mencapai Rp61,3 triliun, atau sekitar 47 persen dari target tahunan. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp43,3 triliun.

Lebih membanggakan lagi, pada Juli 2026 Presiden resmi menandatangani Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045. Melalui regulasi ini, subsektor ekonomi kreatif diperluas dari 17 menjadi 21 subsektor.

Beberapa subsektor baru tersebut antara lain teknologi baru seperti AI dan blockchain, konten digital seperti kreator konten dan live commerce, serta dubbing atau voice-over.

Dengan demikian, membuat konten kini bukan lagi sekadar hobi atau pekerjaan sampingan. Aktivitas ini telah resmi diakui sebagai salah satu bidang usaha yang menjanjikan.

Peluang Usaha yang Bisa Anda Coba

Nah, Sahabat, setelah mengetahui beberapa tren di atas, mungkin Anda bertanya-tanya, peluang usaha apa yang bisa dicoba?

Pertama, Anda bisa membuka jasa pembuatan konten bagi para pelaku usaha kecil yang membutuhkan video atau live streaming. Kedua, Anda bisa terjun ke affiliate marketing dengan memanfaatkan kemampuan membuat konten. Ketiga, Anda bisa menggeluti bidang discovery commerce pada kategori produk tertentu.

Namun perlu diingat, informasi ini hanyalah gambaran mengenai arah pasar. Bukan merupakan saran atau anjuran untuk langsung terjun ke bidang tertentu. Keputusan tetap ada di tangan Anda, sesuaikan dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Kesimpulan

Sahabat JasaConvert, itulah tadi beberapa tren bisnis digital yang diprediksi naik daun di tahun 2026. Pada intinya, era sekarang menuntut kita untuk lebih kreatif dalam berbisnis. Konten menjadi pintu masuk, pembayaran digital menjadi infrastruktur, dan kreativitas menjadi aset utama.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel-artikel menarik lainnya hanya di JasaConvert. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Rajin Convert adalah spesialis convert aset digital di JasaConvert.id, platform convert pulsa & e-wallet terpercaya yang beroperasi sejak 2019. Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dan ribuan transaksi yang ditangani, Lestari fokus membantu konsumen memanfaatkan pulsa tak terpakai — terutama bagi pengguna akun non-premium yang terkendala limit penarikan. Keahliannya mencakup convert pulsa ke DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, serta transfer bank, dengan komitmen pada transparansi rate, keamanan transaksi, dan layanan pelanggan 24/7.

Artikel Terkait

Layanan Digital

Topup & Tagihan & Topup Instan 24 Jam

Topup & Tagihan Sekarang